Home »
Bisnis dan Investasi
» Manajemen Hutang, Pinjaman, Modal dan Laba Ditahan
Manajemen Hutang, Pinjaman, Modal dan Laba Ditahan
Penulis : Nurdermawan on Kamis, 19 Februari 2015 | 22.14
Hutang, Pinjaman, Modal dan Laba Ditahan harus dimanajemen sedemikian rupa supaya tidak membawa kepada kehancuran pada bisnis kita. Berikut ini merupakan strategi yang diterpalam pengusaha IIBF sehingga perusahaannya menjadi Grouth (tumbuh) :
Hutang
Perhatikan perputaran hutang - jika Anda terlambat membayar akan membuat para penjual tidak senang; jika membayar lebih awal maka akan menghabiskan uang kas Anda. Lupakan teori lama yang menyaarankan untuk memperpanjang periode pembayarannya. Jika Anda memiliki banyak uang kas, bayarlah para distributor dengan segera. Dengan begitu, Anda akan menjaga hubungan baik dan meningkatkan rasio laba modal dengan mengurangi total aktiva.
Pinjaman
Jika uang kas operasional Anda tidak menutupi biaya operasional dan investasi, maka Anda harus mencari dana kas lain. Pinjaman adalah salah satu cara dari dua sumber uang kas, selain ekuitas. Kreditor akan meminjamkan uang hanya jika mereka yakin bahwa kas Anda di masa yang akan datang dari hasil operasional Anda akan dapat membayar pokok pinjaman serta bunganya.
Modal
Jika Anda harus mencari uang kas di luar perusahaan Anda, tanamkan dalam pikiran Anda bahwa Anda menjual nilai atau pendapatan masa depan. Anda ingin menjual lebih banyak lagi untuk menghindarkan resiko timbulnya melemahnya keuangan Anda, tetapi tidak banyak sehingga Anda secara tidak perlu juga menjual aset Anda... khususnya untuk menggaji diri Anda sendiri.
Laba ditahan
Kelola tiap item yang terdapat pada laporan laba rugi Anda yang akan memberi Anda pendapatan bersih seperti apa yang Anda inginkan. Atur deviden menurut jenis pemegang saham yang ingin ajak serta.
Artikel terkait : Apakah Financial literacy, Cara Mendiagnosa Bisnis Supaya Sukses dan Tumbuh.
Hutang
Perhatikan perputaran hutang - jika Anda terlambat membayar akan membuat para penjual tidak senang; jika membayar lebih awal maka akan menghabiskan uang kas Anda. Lupakan teori lama yang menyaarankan untuk memperpanjang periode pembayarannya. Jika Anda memiliki banyak uang kas, bayarlah para distributor dengan segera. Dengan begitu, Anda akan menjaga hubungan baik dan meningkatkan rasio laba modal dengan mengurangi total aktiva.
Pinjaman
Jika uang kas operasional Anda tidak menutupi biaya operasional dan investasi, maka Anda harus mencari dana kas lain. Pinjaman adalah salah satu cara dari dua sumber uang kas, selain ekuitas. Kreditor akan meminjamkan uang hanya jika mereka yakin bahwa kas Anda di masa yang akan datang dari hasil operasional Anda akan dapat membayar pokok pinjaman serta bunganya.
Modal
Jika Anda harus mencari uang kas di luar perusahaan Anda, tanamkan dalam pikiran Anda bahwa Anda menjual nilai atau pendapatan masa depan. Anda ingin menjual lebih banyak lagi untuk menghindarkan resiko timbulnya melemahnya keuangan Anda, tetapi tidak banyak sehingga Anda secara tidak perlu juga menjual aset Anda... khususnya untuk menggaji diri Anda sendiri.
Laba ditahan
Kelola tiap item yang terdapat pada laporan laba rugi Anda yang akan memberi Anda pendapatan bersih seperti apa yang Anda inginkan. Atur deviden menurut jenis pemegang saham yang ingin ajak serta.
Artikel terkait : Apakah Financial literacy, Cara Mendiagnosa Bisnis Supaya Sukses dan Tumbuh.
Related posts:
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
home
Home
Posting Komentar